Permintaan MBG Dongkrak Omzet Pedagang Ayam, Ekonomi Lokal Ikut Bergerak
Portal Katingan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membawa perubahan signifikan bagi pelaku usaha kecil, salah satunya pedagang ayam di Kabupaten Katingan.
Meningkatnya kebutuhan daging ayam untuk dapur MBG mendorong lonjakan permintaan dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Hal ini secara langsung berdampak pada peningkatan omzet pedagang.
Salah satu pedagang ayam yang menjadi pemasok di dapur MBG Kasongan Baru mengungkapkan bahwa penjualannya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Biasanya saya jual sekitar 50 kilogram per hari, sekarang sejak ada pesanan dari dapur MBG bisa mencapai 100 kilogram bahkan lebih,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan adanya kepastian pasar yang sebelumnya sulit didapatkan oleh pelaku usaha kecil. Dengan permintaan yang rutin, pedagang menjadi lebih percaya diri dalam mengatur stok dan memperluas usaha.
Tidak hanya menguntungkan pedagang, peningkatan permintaan ini juga memberikan dampak berantai kepada peternak ayam lokal. Pasokan ayam hidup yang terus terserap membantu menjaga stabilitas harga di tingkat peternak, sekaligus mendorong mereka untuk menjaga kualitas produksi.
“Kalau permintaan stabil seperti ini, peternak juga lebih semangat karena hasil ternaknya pasti terserap,” tambahnya.
Meski demikian, pedagang berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga pakan dan kelancaran distribusi agar keuntungan yang dirasakan saat ini bisa berkelanjutan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, pihak dapur MBG menekankan pentingnya kualitas bahan pangan. Ayam yang dipasok harus memenuhi standar tertentu, seperti kondisi bersih, segar, kenyal, dan tidak berbau. Hal ini mendorong pedagang untuk lebih memperhatikan kualitas produk yang dijual.
Dengan adanya standar tersebut, pelaku usaha tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga meningkatkan kualitas, sehingga mampu bersaing dan berkembang secara lebih profesional.
Secara keseluruhan, program MBG memberikan dampak ganda: meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal. Keterlibatan pedagang dan peternak dalam rantai pasok ini menjadi bukti bahwa program sosial dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jika dikelola secara berkelanjutan, program ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi daerah yang inklusif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

















.jpeg)
.jpeg)






