Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Wabup Katingan Pimpin Rapat Persiapan MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalteng, Tekankan Pelayanan Maksimal sebagai Tuan Rumah

Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kasongan pada 20 hingga 28 November 2026 mendatang.

Wakil Bupati Katingan, Firdaus, memimpin langsung rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Katingan, Senin (7/9/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap progres persiapan yang telah dilakukan oleh masing-masing bidang kepanitiaan. Dalam kesempatan itu, setiap koordinator bidang diminta menyampaikan perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang masih harus dipersiapkan sebelum pelaksanaan kegiatan.

Firdaus menyampaikan bahwa sejumlah bidang kepanitiaan telah mulai menjalankan tugasnya, termasuk bidang acara, penerima tamu dan protokol, sekretariat, bidang musabaqah dan perhakiman, serta bidang perlengkapan.

Menurutnya, seluruh bidang harus segera bekerja secara terkoordinasi dan tidak menunggu mendekati hari pelaksanaan untuk menyelesaikan berbagai persiapan teknis.

“Bekerjalah sesuai dengan bidangnya masing-masing. Nanti dirapatkan lagi di bidang masing-masing bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Sambil direkayasa dari sekarang apa yang harus kita lakukan nanti pada saat kegiatan,” tegas Firdaus.

Wakil Bupati menekankan bahwa MTQH XXXIV yang akan dilaksanakan di Kasongan bukan sekadar kegiatan berskala kabupaten, melainkan agenda tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Karena itu, seluruh panitia diminta mempersiapkan penyelenggaraan secara maksimal dan profesional.

Ia mengingatkan agar seluruh aspek pelayanan dan teknis kegiatan benar-benar diperhatikan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, sistem tata suara, konsumsi, akomodasi, kesehatan, transportasi, hingga pelayanan kepada para tamu dan peserta.

“Acara atau kegiatan ini levelnya bukan level kabupaten, tetapi level provinsi. Bagaimana kita menyelenggarakan kegiatan ini selayaknya kegiatan tingkat provinsi. Jangan sampai persoalan-persoalan teknis kecil justru mengganggu jalannya kegiatan,” ujarnya.

Firdaus secara khusus meminta bidang perlengkapan memastikan seluruh perangkat pendukung kegiatan dapat berfungsi dengan baik. Menurutnya, kesiapan peralatan seperti sistem tata suara harus diuji secara matang sebelum kegiatan berlangsung untuk menghindari gangguan teknis di tengah acara.

Ia menilai detail-detail kecil dalam penyelenggaraan justru dapat menentukan kenyamanan peserta dan tamu undangan serta menjadi bagian penting dalam membangun kesan positif terhadap Kabupaten Katingan sebagai tuan rumah.

Selain kesiapan teknis, Wakil Bupati juga menaruh perhatian terhadap kualitas pelayanan kepada para dewan hakim dan tamu yang akan datang dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Ia mengingatkan panitia agar memperhatikan kebutuhan konsumsi secara layak dan menyesuaikan dengan kondisi para dewan hakim, termasuk mempertimbangkan faktor kesehatan dan variasi menu makanan.

“Tidak harus mewah, tetapi harus diperhatikan dengan baik. Yang kita utamakan adalah pelayanan yang layak dan kenyamanan bagi seluruh tamu, peserta, maupun dewan hakim,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Firdaus juga menyoroti kesiapan bidang kesehatan. Ia meminta agar perencanaan kebutuhan anggaran bidang kesehatan kembali dicermati dan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan selama kegiatan berlangsung, termasuk kesiapan tenaga medis, obat-obatan, ambulans, serta dukungan penanganan keadaan darurat.

Menurutnya, seluruh bidang harus melakukan pengecekan ulang terhadap rencana kerja dan anggaran agar tidak terjadi kekurangan kebutuhan pada saat MTQH berlangsung.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Firdaus meminta seluruh panitia tetap optimistis dan memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga dapat membantu kelancaran penyelenggaraan kegiatan.

Namun demikian, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan.

“Dengan kemampuan yang kita miliki, kita harus bisa maksimal, baik dalam hal melayani maupun melaksanakan kegiatan. Yang paling penting adalah kekompakan dan koordinasi seluruh panitia,” ucapnya.

Firdaus menegaskan keberhasilan MTQH XXXIV bukan hanya diukur dari terselenggaranya seluruh rangkaian perlombaan, tetapi juga dari keberhasilan Kabupaten Katingan memberikan pelayanan terbaik sebagai daerah tuan rumah.

Ia berharap seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sukses, mulai dari pembukaan, pelaksanaan musabaqah, pelayanan peserta dan tamu, hingga penutupan acara.

“Ini menyangkut marwah kita sebagai tuan rumah dan sebagai penyelenggara. Karena itu, semua bidang harus sukses dan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Jangan sampai terjadi miskomunikasi dalam kepanitiaan,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga berharap kondisi lingkungan dan cuaca di Kalimantan Tengah tetap kondusif menjelang pelaksanaan MTQH. Ia berharap persoalan kebakaran hutan dan lahan serta potensi kabut asap dapat teratasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan nyaman.

“Mudah-mudahan kita diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menyelenggarakan MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ini. Kita juga berharap kondisi tetap baik sehingga pelaksanaan kegiatan nanti dapat berjalan lancar,” katanya.

Menutup arahannya, Firdaus mengajak seluruh panitia untuk terus memperkuat koordinasi dan menyelesaikan setiap persoalan secara bersama-sama melalui rapat di masing-masing bidang.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, seluruh unsur kepanitiaan diharapkan dapat memanfaatkan waktu secara efektif untuk mematangkan setiap kebutuhan.

“Karena sudah beberapa kali rapat, mudah-mudahan nanti pada rapat finalisasi seluruh persiapan sudah semakin jelas. Anggaran, kebutuhan teknis, dan tugas masing-masing bidang harus benar-benar siap, sehingga pada saat pelaksanaan tidak ada lagi persoalan mendasar,” pungkasnya.

Pelaksanaan MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kasongan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Katingan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala provinsi. Selain menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkenalkan Kabupaten Katingan kepada para peserta dan tamu dari seluruh wilayah Kalimantan Tengah.