Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : RinaPKP

PEMKAB KATINGAN PERKUAT KOLABORASI HADAPI PUNCAK KARHUTLA, KESELAMATAN MASYARAKAT JADI PRIORITAS

Portal Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dari dampak Karhutla, terutama terhadap kesehatan dan kualitas udara.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Katingan, Firdaus, saat mengikuti Rapat Koordinasi antara Pemerintah dengan Perusahaan Pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dalam Penanggulangan dan Penanganan Puncak Karhutla Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (7/9/2026).

Rakor tersebut diikuti Wakil Bupati Katingan dari Aula Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan bersama menghadapi potensi peningkatan Karhutla pada periode puncak musim kemarau.

Bagi masyarakat, Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tetapi dapat menimbulkan dampak yang lebih luas. Asap akibat kebakaran dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan, menghambat aktivitas masyarakat, serta berpotensi mengganggu kegiatan pendidikan, transportasi, maupun perekonomian apabila kebakaran meluas.

Karena itu, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting. Pemerintah daerah mendorong seluruh perusahaan pemegang HGU dan PBPH agar meningkatkan kesiapan personel dan sarana prasarana pengendalian Karhutla di wilayah kerjanya serta segera berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait apabila terjadi kebakaran.

Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur, termasuk perusahaan dan masyarakat, agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dan melindungi masyarakat dari dampaknya. Jangan sampai kebakaran meluas dan menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat. Karena itu, kesiapsiagaan dan koordinasi harus terus diperkuat,” tegas Firdaus.

Ia juga mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap setiap indikasi kebakaran. Menurutnya, semakin cepat api diketahui dan ditangani, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Selain pemerintah dan perusahaan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam pencegahan Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menyebabkan api merembet, terutama ketika kondisi lahan dan cuaca sangat kering.

Pemerintah Kabupaten Katingan akan terus membangun sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat, BPBD, TNI/Polri, perusahaan pemegang HGU dan PBPH, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga masyarakat Katingan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan terhindar dari dampak buruk Karhutla.