Sespim Lemdiklat Polri Lakukan Penelitian di Katingan, Gali Masukan untuk Perkuat Keamanan dan Pelayanan Publik
Portal Katingan – Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri melaksanakan Kunjungan Penelitian Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Katingan untuk menghimpun data, informasi, dan masukan dari kepolisian serta pemangku kepentingan daerah sebagai bahan evaluasi dan penyusunan rekomendasi peningkatan kualitas kepemimpinan, profesionalisme, dan pelaksanaan tugas Polri. Kegiatan berlangsung di Aula Bhayangkara Polres Katingan, Kelurahan Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Rabu (19/8/2026) pukul 15.20 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua beserta Tim Peneliti Sespim Lemdiklat Polri, Kapolres Katingan, Wakapolres Katingan, serta Pejabat Utama Polres Katingan. Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Katingan Roby sebagai perwakilan pemerintah daerah, perwakilan Kejaksaan Negeri Katingan, anggota DPRD Kabupaten Katingan, insan pers dari PWI Kabupaten Katingan, serta 15 orang responden.
Kunjungan penelitian tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan kepemimpinan dan profesionalisme di lingkungan Polri. Melalui penelitian lapangan, Sespim Lemdiklat Polri menggali kondisi aktual, dinamika permasalahan, serta tantangan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah kewilayahan.
Pengumpulan data dilakukan melalui diskusi interaktif dengan melibatkan berbagai unsur. Pendekatan tersebut memungkinkan tim peneliti memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kebutuhan organisasi kepolisian, serta pola koordinasi antara Polri dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu hal yang mengemuka dalam diskusi adalah pentingnya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi penegak hukum, DPRD, media, dan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting karena persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja. Pertukaran informasi dan koordinasi yang baik diperlukan untuk mendeteksi potensi persoalan sejak dini serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
Bagi masyarakat, sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, serta kegiatan pembangunan dengan lebih baik.
Diskusi juga memberikan perhatian khusus terhadap penguatan fungsi intelijen, terutama dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini dan kualitas analisis informasi.
Fungsi intelijen dinilai memiliki peran penting dalam memberikan informasi awal mengenai berbagai potensi gangguan keamanan sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Pemanfaatan teknologi modern juga menjadi bagian penting dalam penguatan fungsi tersebut. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengumpulan, pengolahan, dan analisis informasi secara lebih cepat sehingga dapat membantu proses pengambilan keputusan.
Sinergi intelijen antara pemerintah daerah, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya juga perlu terus dibangun sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi gangguan di wilayah dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih terukur.
Berbagai masukan yang diperoleh melalui penelitian di Kabupaten Katingan diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kebutuhan dan tantangan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan.
Hasil penelitian selanjutnya dapat menjadi bahan analisis, evaluasi, serta penyusunan rekomendasi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kepemimpinan strategis di lingkungan Polri.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memberikan perspektif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan demikian, kebijakan dan pengembangan organisasi dapat mempertimbangkan kondisi nyata serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Melalui Kunjungan Penelitian Tahap II Tahun Anggaran 2026, Sespim Lemdiklat Polri diharapkan memperoleh masukan yang komprehensif untuk mendukung peningkatan profesionalisme kepolisian.
Bagi Kabupaten Katingan, penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menghadirkan keamanan dan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

















.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

14.png)



.jpeg)
