Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : RendyPKP

PEMKAB KATINGAN PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTOR CEGAH DAN TANGANI KARHUTLA

PORTAL KATINGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), sebagai bagian dari langkah melindungi masyarakat serta menjaga lingkungan di wilayah Kabupaten Katingan.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bertempat di Ruang Rapat Bupati Katingan, Senin (31/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Katingan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain. Turut hadir Kodim 1019 Katingan, Kapolres Katingan, Komandan Batalyon TP 831 Katingan, Kodim 1019 Katingan, Kapolres Katingan, Komandan Batalyon TP 831 Katingan, serta unsur terkait lainnya.

Rakor ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Katingan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi maupun kejadian Karhutla. Penguatan koordinasi dinilai penting agar setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat.

“Penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan menunggu api membesar baru kita bertindak. Setiap potensi kebakaran harus segera dilaporkan dan ditangani sedini mungkin agar tidak meluas serta menimbulkan dampak bagi masyarakat,” tegas Firdaus.

Ia juga meminta seluruh unsur terkait meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi di lapangan, terutama dalam melakukan pemantauan terhadap wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

“Saya meminta seluruh unsur terkait untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi di lapangan. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” ujarnya.

Bagi masyarakat, Karhutla tidak hanya berdampak terhadap kawasan hutan dan lahan. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kualitas udara, kesehatan, aktivitas masyarakat, pendidikan, pekerjaan, hingga mobilitas sehari-hari.

Karena itu, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, petugas pemadam dan penanggulangan bencana, perangkat daerah, serta unsur terkait lainnya terus memperkuat sinergi dalam melakukan pencegahan, pemantauan, dan penanganan di lapangan.

Kehadiran unsur Kodim 1019 Katingan, Polres Katingan, Batalyon TP 831 Katingan, dan unsur terkait lainnya menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Selain kesiapsiagaan pemerintah dan aparat, peran masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi menyebabkan api meluas serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Katingan untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan risiko kebakaran. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbau Firdaus.

Pemerintah Kabupaten Katingan terus mendorong agar upaya pencegahan dilakukan bersama, karena penanganan Karhutla bukan hanya untuk menjaga hutan dan lahan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat tetap sehat, aman, nyaman beraktivitas, serta terhindar dari dampak kabut asap.

Melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, unsur terkait, dan masyarakat, diharapkan Karhutla di Kabupaten Katingan dapat dicegah dan ditangani secara cepat serta terpadu.