Akselerasi Manajemen Talenta ASN, Bakesbangpol Katingan Ikuti Sosialisasi SIMATA dan myASN
Portal Katingan - Kasubbag Umum dan Kepegawaian (Umpeg) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Katingan mengikuti sosialisasi daring bertajuk “Penguatan Implementasi Manajemen Talenta melalui SIMATA dan myASN” melalui saluran YouTube resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (27/8/2026).
Kegiatan sosialisasi nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BKN RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Dr. Samsul Hidayat, S.S., M.Pd.SDM.; Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN, Wahyu Firdaus, S.T.; serta Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN, Jumiati, S.Sos., M.A.P.
Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa Manajemen Talenta merupakan sistem pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis sistem merit. Sistem ini memetakan pegawai berdasarkan tingkat kinerja dan potensi tertinggi untuk mempersiapkan calon pemimpin secara objektif, transparan, dan terencana.
Pentingnya penerapan manajemen talenta dianalogikan seperti menghindari penempatan pegawai yang tidak tepat—umpamanya menaruh ikan di hutan atau burung di lautan. Secara umum, kategori ASN dapat dibagi menjadi tiga kelompok:
1. ASN yang mampu beradaptasi dan bertahan hidup di mana saja;
2. ASN dengan kualifikasi menengah yang hanya dapat berfungsi optimal di bidang tertentu (misalnya khusus di lapangan atau di bagian administrasi saja); serta
3. ASN kategori deadwood, yakni pegawai yang kurang memiliki produktivitas dan daya adaptasi di lingkungan kerja mana pun.
Melalui Manajemen Talenta, pemetaan berbasis kompetensi dan kinerja akan memastikan organisasi mendapatkan orang yang tepat, pada waktu yang tepat, serta dengan cara yang tepat sesuai standar Normatif, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) serta nilai-nilai integritas.
Selain itu, sistem ini berfungsi sebagai alat rekomendasi perencanaan pengembangan kompetensi ASN yang berorientasi pada tujuan organisasi. Orientasi kerja ASN pun bergeser dari sekadar tugas formalitas menjadi berbasis kompetensi nyata.
Adapun instrumen (tools) utama dari penerapan sistem ini adalah SIMATA BKN, sebuah platform terpadu nasional yang mengelola data potensi, kompetensi, dan kinerja ASN. Dalam skema pemetaan SIMATA BKN:
1. Sumbu X (Potensi): Meliputi penilaian kompetensi, kapasitas, tingkat pendidikan, dan integritas pegawai.
2. Sumbu Y (Kinerja): Meliputi capaian kinerja (diambil dari e-Kinerja), riwayat penghargaan (reward), serta tingkat keterlibatan dalam tim-tim kerja.
Menindaklanjuti sosialisasi tersebut, seluruh ASN diimbau untuk secara aktif memperbarui (update) data pribadi pada aplikasi myASN. Seluruh pembaharuan data yang dilakukan ASN pada aplikasi myASN secara otomatis akan ditarik oleh sistem ke dalam SIMATA BKN sebagai dasar pemetaan Manajemen Talenta secara nasional.



















.jpeg)






