Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Jelang MTQH XXXIV, Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi dan Kesiapan Pelayanan Kafilah

Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada 20–28 November 2026 di Kota Kasongan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi antarpanitia dan perangkat daerah, khususnya dalam memastikan kesiapan pelayanan bagi seluruh kafilah yang akan datang dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Wakil Bupati Katingan, Firdaus, selaku Ketua Harian, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, di Ruang Rapat Bupati Katingan, Kamis (5/11/2026).

Rapat tersebut secara khusus membahas pemantapan petugas Liaison Officer (LO), sinkronisasi tugas masing-masing bidang kepanitiaan, serta sejumlah kebutuhan teknis yang harus dipastikan sebelum pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Firdaus menegaskan bahwa kesiapan Kabupaten Katingan sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan perlombaan, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan dan pendampingan yang baik kepada seluruh peserta dan tamu yang datang.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kesiapan kendaraan operasional. Firdaus meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan dengan menyediakan kendaraan dinas, termasuk pengemudi, sehingga kebutuhan transportasi selama kegiatan dapat terpenuhi.

Selain itu, pemantapan petugas LO menjadi perhatian penting mengingat jumlah peserta dan rombongan kafilah diperkirakan mencapai lebih dari seribu orang. Petugas LO nantinya akan ditempatkan untuk mendampingi kafilah selama berada di Kabupaten Katingan.

Menurut Firdaus, keberadaan LO sangat penting sebagai penghubung antara kafilah dengan panitia, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan peserta selama menempati pemondokan.

Mulai dari penyampaian informasi jadwal kegiatan, kebutuhan transportasi, konsumsi, hingga membantu memberikan informasi mengenai fasilitas dan lokasi yang diperlukan selama berada di Kasongan.

Ia juga meminta agar penugasan LO dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan personel, sehingga pelayanan kepada kafilah dapat berjalan optimal tanpa mengganggu pelaksanaan tugas utama masing-masing perangkat daerah.

“Harapan kita, seluruh kafilah yang datang dapat merasa nyaman selama berada di Kabupaten Katingan. Karena itu, setiap petugas yang diberikan tanggung jawab harus memahami tugasnya dan siap membantu apabila ada kebutuhan dari kafilah yang didampinginya,” ujar Firdaus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQH XXXIV merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Menurutnya, pelayanan kepada para tamu harus menjadi perhatian utama karena Kabupaten Katingan membawa nama baik sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tingkat provinsi.

Ia menjelaskan bahwa LO memiliki peran sebagai petugas penghubung yang membantu memperlancar komunikasi antara kafilah dan panitia. Tugas tersebut mencakup pendampingan tamu, penyampaian informasi jadwal, penghubung kebutuhan peserta dengan bidang terkait, serta membantu mengoordinasikan kebutuhan akomodasi dan pelayanan lainnya.

Christian juga meminta agar seluruh OPD segera memastikan nama personel yang ditugaskan sebagai LO serta kesiapan kendaraan operasional yang dipinjamkan, termasuk pengemudi. Dengan demikian, pembagian tugas dan penggunaan kendaraan dapat diatur lebih awal sesuai kebutuhan masing-masing kafilah.

Selain pemantapan LO dan transportasi, rapat juga menyoroti sejumlah aspek pendukung penyelenggaraan, antara lain kesiapan akomodasi, ketersediaan air bersih di pemondokan, konsumsi, kesehatan, perlengkapan, dokumentasi, penerimaan tamu dan protokoler, keamanan, pengaturan lalu lintas, serta pelaksanaan kegiatan pendukung lainnya.

Ketersediaan air bersih secara khusus menjadi perhatian karena kebutuhan peserta selama menempati pemondokan diperkirakan cukup besar. Oleh sebab itu, koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait perlu dipastikan agar kebutuhan dasar kafilah dapat terpenuhi.

Sekda juga mengingatkan seluruh panitia agar menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dan tetap memperhatikan ketentuan administrasi serta pertanggungjawaban dalam penggunaan anggaran kegiatan.

Melalui rapat pemantapan ini, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap seluruh perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti hal-hal yang telah dibahas, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap bidang kepanitiaan memahami tanggung jawabnya.

Penyelenggaraan MTQH XXXIV di Kota Kasongan diharapkan tidak hanya berlangsung sukses dari sisi pelaksanaan dan prestasi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh kafilah dan tamu yang berkunjung.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan bagi Kabupaten Katingan untuk menunjukkan kesiapan, keramahan, serta semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut tamu dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.