Digitalisasi Keuangan Desa Dipercepat, Pemkab Katingan Tekankan Disiplin dan Transparansi
Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan mempercepat penerapan sistem non tunai dalam pengelolaan keuangan desa sebagai langkah strategis memperbaiki tata kelola anggaran. Kebijakan ini diperkuat melalui kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa yang digelar di Best Western Batang Garing, Selasa (5/5/2026).
Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menegaskan bahwa perubahan sistem ini merupakan bagian dari reformasi pengelolaan keuangan desa agar lebih transparan dan terukur. Ia menyebut, sistem non tunai mampu memperjelas jejak transaksi sehingga meminimalisir potensi penyimpangan.
“Dengan sistem non tunai, setiap transaksi tercatat secara jelas dan dapat ditelusuri. Ini penting untuk memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan utama yang dihadapi saat ini bukan hanya soal aturan, melainkan kesiapan sumber daya manusia di desa dalam mengimplementasikan sistem tersebut secara konsisten. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur menjadi kunci agar perubahan kebijakan tidak berhenti di tataran konsep.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kesadaran hukum dalam pengelolaan anggaran. Keterlibatan Kejaksaan Negeri Kasongan menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengurangi risiko pelanggaran sekaligus memperkuat pengawasan.
Menurut Firdaus, transparansi keuangan desa tidak hanya berdampak pada tertib administrasi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kepercayaan masyarakat. Ketika pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka, masyarakat akan lebih mudah menilai manfaat pembangunan yang dihasilkan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Katingan mendorong aparatur desa untuk tidak hanya memahami sistem pelaporan keuangan, tetapi juga membangun budaya kerja yang disiplin, patuh regulasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola desa yang modern dan profesional, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran desa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.



















.png)

.jpeg)




