KABAN KESBANGPOL KATINGAN HADIRI PEMBUKAAN SELEKSI CAPASKIBRAKA TK. PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2026
Portal Katingan - Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi dibuka di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (4/5/2026). Namun, di balik seremoni pembukaan, terdapat catatan penting: kuota peserta yang ditetapkan belum sepenuhnya terpenuhi.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Katingan, Roby, bersama Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa turut hadir mendampingi delegasi daerah. Kehadiran ini menegaskan peran pemerintah daerah dalam memastikan pembinaan ideologi dan karakter generasi muda berjalan berjenjang hingga tingkat provinsi.
Acara pembukaan dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah. Kegiatan ini juga dihadiri para kepala perangkat daerah provinsi, kepala Kesbangpol kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta para pendamping peserta.
Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan kuota sebanyak 84 peserta untuk seleksi tahun ini. Namun hingga hari pembukaan, jumlah pendaftar dari seluruh kabupaten/kota baru mencapai 76 orang.
Rinciannya, Kota Palangka Raya mengirimkan 6 orang peserta, Kabupaten Gunung Mas 6 orang, Kabupaten Kapuas 4 orang, Kabupaten Pulang Pisau 6 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 6 orang, Kabupaten Sukamara 6 orang, Kabupaten Lamandau 4 orang, Kabupaten Kotawaringin Timur 6 orang, Kabupaten Seruyan 5 orang, Kabupaten Katingan 4 orang, Kabupaten Barito Utara 6 orang, Kabupaten Murung Raya 4 orang, Kabupaten Barito Selatan 7 orang, serta Kabupaten Barito Timur sebanyak 6 orang peserta.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait proses penjaringan di tingkat kabupaten/kota—apakah disebabkan keterbatasan minat, standar seleksi yang ketat, atau faktor lain seperti kesiapan fisik dan administratif peserta.
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Darliansjah, ditekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan dan akuntabel. Selain itu, peserta juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Seleksi harus berjalan secara transparan, dan para peserta diharapkan menjaga kesehatan agar ????? mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal,” ujarnya.
Seleksi Paskibraka tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 Mei 2026, mencakup berbagai tahapan penilaian, mulai dari kemampuan intelektual, fisik, hingga kepribadian.
Lebih dari sekadar mencari pengibar bendera, proses ini menjadi instrumen penting dalam membentuk kader muda yang memiliki disiplin, nasionalisme, dan integritas—nilai-nilai yang semakin relevan di tengah dinamika sosial generasi muda saat ini.


















.jpeg)







.jpeg)