Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Calon Paskibraka Katingan Jalani Ritual Tampung Tawar, Awali Diklat dengan Doa Keselamatan dan Pelestarian Budaya

Portal Katingan - Sebanyak 46 peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Katingan Tahun 2026 menjalani prosesi adat Tampung Tawar setelah resmi memasuki gerbang "Desa Bahagia" di Halaman Losmen Citra Katingan, Kamis (6/8/2026). Tradisi adat Kalimantan Tengah tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan diklat sebagai bentuk doa keselamatan sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.

Prosesi dipimpin langsung oleh Mantir Adat setempat dan diikuti seluruh peserta, panitia, tim pelatih, pamong, pendamping, serta tenaga kesehatan yang akan mendampingi pelaksanaan pemusatan latihan selama 12 hari ke depan.

Dalam pelaksanaannya, ritual Tampung Tawar dimaknai sebagai simbol penyambutan bagi para calon Paskibraka yang akan menjalani pembinaan fisik, mental, dan karakter sebelum bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Katingan.

Selain menjadi tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun, prosesi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang tetap dijaga di tengah pelaksanaan kegiatan kenegaraan. Melalui ritual tersebut dipanjatkan doa agar seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, keteguhan hati, serta kelancaran selama mengikuti seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan.

Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memandang pelestarian budaya daerah sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Nilai-nilai budaya lokal yang sarat makna diharapkan dapat berjalan selaras dengan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air yang menjadi landasan utama pembinaan anggota Paskibraka.

Selama mengikuti pemusatan latihan, para peserta akan menjalani berbagai materi pembinaan, mulai dari latihan baris-berbaris, pembentukan fisik dan mental, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pendidikan karakter. Seluruh rangkaian tersebut dipersiapkan untuk membentuk anggota Paskibraka yang tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap bangsa serta budaya daerah.

Melalui perpaduan antara tradisi lokal dan pembinaan kebangsaan, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap para calon Paskibraka mampu menjadi generasi muda yang berkarakter, menghormati warisan budaya leluhur, serta siap mengemban amanah sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.