Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Siraman Rohani Maulid Nabi, Wabup Firdaus Ajak ASN Katingan Teladani Amanah dan Fathonah Rasulullah

Portal Katingan - Wakil Bupati Katingan, Firdaus, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat integritas, kecerdasan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Firdaus saat menghadiri kegiatan Siraman Rohani Muslim ASN dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 11 Rabiul Awal 1448 Hijriah Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan, dengan tema “Meneladani Sifat Amanah dan Fathonah Rasulullah SAW dalam Menjalankan Roda Pemerintahan yang Bersih dan Melayani”, di Aula Bappedalitbang Lantai I Kasongan, Senin (24/8/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT serta bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat dan umatnya hingga akhir zaman,” ujar Firdaus.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut perlu menjadi ruang perenungan bagi setiap individu, khususnya ASN, untuk kembali meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Firdaus menilai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki relevansi kuat dengan tanggung jawab ASN sebagai pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintahan.

Ia menjelaskan, sifat amanah mengandung makna dapat dipercaya dalam memikul setiap tanggung jawab yang diberikan. Bagi ASN dan pejabat pemerintahan, amanah tersebut mencakup kepercayaan masyarakat, pengelolaan anggaran, hingga tanggung jawab atas jabatan yang diemban.

“Sebagai ASN dan pejabat, kita mengemban amanah rakyat, amanah anggaran, dan amanah jabatan. Jangan sampai ada korupsi, pungli ataupun penyalahgunaan wewenang, karena itu sama saja dengan mengkhianati kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, sifat fathonah dimaknai sebagai kecerdasan dan kebijaksanaan dalam berpikir maupun mengambil keputusan. Menurut Firdaus, seorang pemimpin dan aparatur pemerintahan dituntut mampu membaca persoalan secara tepat, mengambil kebijakan secara bijaksana, memberikan pelayanan yang cepat, serta menghadirkan inovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

“Jangan bekerja dengan cara lama jika sudah tidak relevan. Kita harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan dan mencari cara yang lebih baik dalam melayani masyarakat,” katanya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW telah dikenal dengan julukan Al-Amin, jauh sebelum diangkat menjadi Nabi. Gelar tersebut melekat karena Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan terpercaya.

Nilai kejujuran dan kepercayaan itulah, menurutnya, yang menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat dan pemerintahan yang adil serta membawa kesejahteraan.

“Akhlak Rasulullah memberikan pelajaran bahwa kepercayaan publik harus dijaga dengan kejujuran dan tanggung jawab. Inilah nilai yang harus terus kita pegang dalam menjalankan pemerintahan,” ungkapnya.

Melalui siraman rohani yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan semakin memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas.

Ia mengajak seluruh aparatur untuk bekerja dengan jujur, melayani dengan ikhlas, serta bersama-sama membangun Katingan yang lebih baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi penguat bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” tuturnya.

Dalam sesi ceramah, Ustadz Iman Nur Baihaqi mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT sehingga dapat bersama-sama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia menekankan bahwa nilai amanah dan fathonah bukan hanya menjadi bagian dari sejarah keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga harus diwujudkan dalam perilaku dan tanggung jawab sehari-hari, termasuk oleh ASN dalam memberikan pelayanan publik.

Menurutnya, sifat amanah berarti jujur dan dapat dipercaya dalam mengemban setiap tugas. Sedangkan fathonah berarti memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan dalam mempertimbangkan serta mengambil keputusan.

“Dua sifat ini sangat penting dimiliki ASN agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan bersih, transparan, profesional dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa diskriminasi,” pesannya.

Ustadz Iman Nur Baihaqi juga mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok yang dipercaya masyarakat melalui gelar Al-Amin, sekaligus memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan dalam memimpin serta berdiplomasi.

Melalui peringatan Maulid Nabi ini, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya menjadi materi dalam ceramah, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam sikap kerja nyata. Bagi ASN, amanah berarti menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara bersih dan bertanggung jawab, sementara fathonah menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kemampuan, berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan menjadi pengingat bahwa kualitas pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program, tetapi juga oleh karakter aparatur yang menjalankannya—jujur dalam memegang amanah, cerdas dalam bertindak, dan tulus dalam melayani masyarakat.