Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Sekolah Rakyat di Katingan Jadi Percontohan Penguatan Pendidikan dan Kesejahteraan

Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan menerima kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam rangka peninjauan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 23 Katingan dan Sekolah Rakyat Permanen Katingan sekaligus Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang dilaksanakan di Gedung Salawah Kasongan, Sabtu (23/5/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Katingan, Saiful, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Kehadiran Menteri Sosial RI di Kabupaten Katingan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program strategis nasional di bidang sosial dan pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Saiful menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Katingan melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Ia menilai, kehadiran Menteri Sosial RI menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Sosial Republik Indonesia di Kabupaten Katingan. Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto atas perhatian dan program-program yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Katingan,” ujar Saiful.

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Katingan memiliki luas wilayah sekitar 20.410 kilometer persegi, sehingga membutuhkan dukungan pembangunan yang berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin maksimal. Menurutnya, program-program dari pemerintah pusat sangat membantu daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Saiful berharap program Sekolah Rakyat maupun program sosial lainnya dapat terus berkembang di Kabupaten Katingan. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat, khususnya program-program Kementerian Sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan mendukung berbagai program pemerintah pusat di daerah. Kami berharap ke depan akan semakin banyak program yang dapat dilaksanakan di Kabupaten Katingan demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa perkembangan Sekolah Rakyat di Kabupaten Katingan menunjukkan hasil yang positif. Ia mengungkapkan, para siswa mengalami peningkatan baik dari sisi kedisiplinan, kepercayaan diri, hingga kemampuan mengikuti pembelajaran berbasis digital melalui Learning Management System (LMS).

“Kita melihat hasilnya hari ini, anak-anak menjadi lebih percaya diri, lebih disiplin, berani berbicara di depan umum, dan semakin nyaman mengikuti proses pembelajaran. Ini menjadi perkembangan yang sangat menggembirakan,” ungkapnya.

Menurut Mensos, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga melalui berbagai bantuan dan dukungan pemerintah.

Ia menjelaskan, keluarga penerima manfaat akan memperoleh pendampingan melalui program bantuan sosial, dukungan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, bantuan rumah layak huni, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.

“Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan melalui program-program pemerintah. Jadi ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi bagaimana keluarga penerima manfaat bisa meningkat kesejahteraannya dan keluar dari kemiskinan,” jelasnya.

Mensos juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan yang mendukung penuh pelaksanaan program Sekolah Rakyat, termasuk penyediaan lahan dan dukungan fasilitas pendukung lainnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat nantinya akan didukung melalui APBN atas arahan Presiden RI dan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Ini adalah kerja kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kami sangat mengapresiasi komitmen Bupati Katingan beserta jajaran dalam mendukung program ini,” katanya.

Lebih lanjut, Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat di Kabupaten Katingan yang mulai berjalan tahun lalu telah menampung sekitar 100 siswa. Tahun ini jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi sekitar 270 hingga 300 siswa menyesuaikan kapasitas gedung yang tersedia.

Secara nasional, pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Program tersebut diharapkan mampu menampung ratusan ribu siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

“Harapannya anak-anak yang lulus dari Sekolah Rakyat dapat menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungannya, sehingga program ini benar-benar mampu memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mensos RI juga menegaskan bahwa penerimaan siswa Sekolah Rakyat dilakukan melalui mekanisme penjangkauan langsung oleh Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS), bukan melalui pendaftaran umum. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan program tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga para siswa nantinya dapat mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juli mendatang.

“Kami berharap program Sekolah Rakyat ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang lebih mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” tutupnya.