Pemkab Katingan Perkuat Pencegahan Konflik Lahan dan Sengketa Wilayah untuk Jaga Keamanan Masyarakat
Portal Katingan – Pemerintah Kabupaten Katingan memperkuat langkah pencegahan konflik sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sengketa lahan, batas wilayah desa, dan pengelolaan sumber daya alam.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) yang dipimpin Bupati Katingan, Saiful, di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Katingan, Senin (8/6/2026).
Rapat dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, perangkat daerah terkait, Badan Pertanahan Nasional, para camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, perwakilan masyarakat, serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Katingan.
Bupati Saiful menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin konflik sosial berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Konflik tidak boleh dibiarkan berkembang. Kita harus hadir lebih cepat dari konflik itu sendiri. Kuncinya adalah komunikasi, keadilan, dan keterbukaan informasi,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah melakukan pemetaan terhadap sejumlah potensi konflik yang berisiko terjadi selama tahun 2026. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, batas administrasi wilayah, serta persoalan sosial yang berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah menilai penyelesaian konflik secara cepat dan damai sangat penting karena konflik yang berkepanjangan dapat menghambat pembangunan, mengganggu aktivitas ekonomi warga, hingga menimbulkan ketidakpastian hukum.
Sebagai tindak lanjut, Bupati meminta penguatan sistem deteksi dini hingga tingkat desa dan RT/RW, percepatan mediasi sengketa lahan melalui kolaborasi pemerintah, Badan Pertanahan Nasional, dan tokoh adat, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah sehingga stabilitas keamanan daerah tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
“Pemkab Katingan hadir untuk melindungi seluruh warganya tanpa kecuali. Jangan sampai perbedaan kepentingan memecah persatuan kita. Mari kita jaga Katingan tetap aman dan kondusif,” tutup Saiful.



















_(1).jpg)
.jpeg)





