Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : Bidang PKP Kominfo

Pemkab Katingan Dorong Sekolah Berbasis Integritas untuk Tekan Masalah Disiplin dan Tata Kelola

Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan mulai mendorong penguatan budaya integritas di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pendidikan dan tata kelola lembaga pendidikan di daerah. Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) hasil verifikasi dan validasi lapangan Sekolah Nasional Terintegritas (SNT) Kecamatan Katingan Hilir yang dipimpin Bupati Katingan Saiful di Rumah Jabatan Bupati Katingan, Rabu (13/5/2026).

FGD tersebut menjadi forum evaluasi terhadap kesiapan sekolah dalam menerapkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan budaya kerja yang transparan.

Bupati Katingan Saiful mengatakan penguatan integritas sekolah penting dilakukan untuk menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan bertanggung jawab.

“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana sekolah mampu membentuk karakter dan budaya disiplin yang baik bagi peserta didik,” ujarnya.

Menurut Saiful, program Sekolah Nasional Terintegritas diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sekolah yang lebih terbuka, tertib, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di daerah.

Ia menegaskan proses verifikasi dan validasi lapangan perlu dilakukan secara serius agar program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas sekolah sehari-hari.

“Melalui verifikasi ini kita ingin memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Katingan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah pihak juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pendampingan berkelanjutan terhadap sekolah yang masuk dalam program SNT. Hal ini dinilai penting agar penerapan budaya integritas tidak berhenti sebagai program jangka pendek semata.

FGD dihadiri unsur pemerintah daerah, tenaga pendidik, tim verifikasi, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya. Berbagai masukan disampaikan terkait tantangan yang masih dihadapi sekolah, mulai dari disiplin lingkungan pendidikan, tata kelola administrasi, hingga penguatan karakter peserta didik.

Pemerintah daerah menilai pengembangan sekolah berbasis integritas dapat menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara menyeluruh. Selain meningkatkan disiplin dan tata kelola, program ini juga diharapkan mampu membentuk lingkungan sekolah yang lebih aman, tertib, dan profesional.

Di sisi lain, evaluasi lapangan dianggap penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi riil sekolah serta kebutuhan yang harus dipenuhi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Melalui program Sekolah Nasional Terintegritas, Pemkab Katingan berharap lahir budaya pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin sejak dini kepada peserta didik.

Pemerintah daerah juga berharap hasil FGD dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan pendidikan di masa mendatang sehingga kualitas sekolah di Kabupaten Katingan dapat meningkat secara merata dan berkelanjutan.