Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Festival Rotan Katingan Dibuka, Bupati Saiful Dorong Kebangkitan Ekonomi Berbasis Hutan Lestari

Portal Katingan - Komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan dalam menghidupkan kembali potensi ekonomi berbasis sumber daya lokal kembali ditegaskan melalui pembukaan Festival Rotan bertema “Menjawet Rotan, Mahaga Hutan”. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Katingan, Saiful, di Gedung Dekranasda Kabupaten Katingan, Sabtu (12/4/2026). Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Christian Rain, Ketua TP-PKK Kabupaten Katingan Ny. Sumiati Saiful, serta Ketua DWP Katingan Ny. Kamala Christian Rain. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan pengukuhan Asosiasi Pengrajin Anyaman Katingan dan peninjauan pameran produk rotan hasil karya masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kebangkitan sektor rotan di Katingan, di antaranya Yayasan Rimbawan Muda Indonesia (RMI), PT Harmoni Usaha Indonesia (KPT HUI), serta Tropical Forest and Land Conservation (TFLC). Ia menegaskan bahwa rotan bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan bagian penting dari identitas dan kehidupan masyarakat Katingan.

“Rotan adalah jiwa masyarakat kita. Di balik setiap anyaman, ada harapan, ada sejarah, dan ada masa depan yang ingin kita bangun bersama,” ujar Saiful di hadapan para tamu undangan, pelaku usaha, dan pengrajin.

Bupati juga memberikan penghargaan kepada tiga elemen utama penggerak sektor ini, yakni pengusaha, pengrajin, dan petani rotan. Menurutnya, ketiganya memiliki peran strategis dalam mengangkat kembali kejayaan rotan yang sempat mengalami masa keterpurukan. Ia mengakui bahwa beberapa waktu lalu, sektor rotan sempat mengalami stagnasi bahkan ditinggalkan masyarakat akibat rendahnya nilai jual, hingga banyak petani beralih ke komoditas lain seperti kelapa sawit.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Ketika rotan tidak lagi menjanjikan, masyarakat kehilangan harapan. Namun hari ini, kita melihat semangat itu kembali tumbuh. Ini momentum yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saiful menyebutkan bahwa kebangkitan sektor rotan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian hutan. Sebagai hasil hutan non-kayu, rotan dinilai memiliki nilai ekologis tinggi karena pemanfaatannya tidak merusak lingkungan, bahkan mendorong masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan.

“Rotan ini unik. Ketika kita mengelolanya, kita tidak menebang hutan, justru kita menjaga hutan. Ini sejalan dengan komitmen kita dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah (OPD) untuk turut aktif mendukung para pelaku usaha rotan, baik melalui kebijakan, fasilitasi, maupun promosi. Ia berharap Kabupaten Katingan ke depan dapat menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan rotan di tingkat nasional.

Tak hanya itu, Saiful juga membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di sektor rotan maupun sektor lainnya di Katingan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, meskipun di tengah tantangan keterbatasan anggaran daerah dan tekanan ekonomi global.

“Kami menyadari adanya keterbatasan anggaran dalam beberapa tahun terakhir, namun hal itu tidak mengurangi semangat kami untuk terus membangun. Justru dengan kolaborasi bersama dunia usaha, kita optimistis mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Festival Rotan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali komoditas rotan sebagai andalan ekonomi daerah. Dengan adanya asosiasi pengrajin yang telah dikukuhkan, diharapkan sinergi antar pelaku usaha semakin kuat dan mampu meningkatkan kualitas serta daya saing produk anyaman rotan Katingan di pasar nasional maupun internasional.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Saiful secara resmi membuka Festival Rotan dan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan mengucap syukur, Festival Rotan ‘Menjawet Rotan, Mahaga Hutan’ secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga ini menjadi awal kebangkitan rotan Katingan menuju masa kejayaan yang kita rindukan bersama,” pungkasnya.