Bupati Saiful Minta Camat Lebih Dekat dengan Persoalan Masyarakat, Pembangunan Katingan Harus Merata
Portal Katingan - Bupati Katingan Saiful meminta para camat memperkuat komunikasi dengan kepala desa dan masyarakat agar berbagai persoalan di wilayah dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti pemerintah. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Pimpinan TEPRA dan Rakordal Pelaksanaan Rencana Pembangunan Kabupaten Katingan Triwulan III Tahun 2026 di Aula Bappedalitbang Kabupaten Katingan, Kamis (8/10/2026).
Bagi Bupati, evaluasi pembangunan tidak cukup hanya dilakukan melalui angka realisasi anggaran dan laporan administrasi. Pemerintah perlu mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sehingga kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Kabupaten Katingan memiliki wilayah yang luas dengan 13 kecamatan, 154 desa, dan 7 kelurahan. Kondisi geografis tersebut membuat koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Bupati Saiful menilai camat memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu penghubung pemerintah kabupaten dengan masyarakat di wilayah. Karena itu, camat diminta tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi aktif memantau perkembangan dan persoalan yang terjadi di wilayah masing-masing.
“Persoalan-persoalan yang ada di masyarakat tidak boleh kita abaikan. Berikan perhatian yang terbaik kepada masyarakat dan berupayalah meringankan beban yang mereka hadapi,” pesan Bupati.
Ia meminta camat membangun komunikasi yang intensif dengan kepala desa. Informasi dari tingkat desa dinilai penting untuk membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat, termasuk berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan segera.
Menurut Bupati, pembangunan yang baik harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, laporan dari lapangan harus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas maupun langkah pemerintah berikutnya.
Dalam forum tersebut, Bupati juga meminta seluruh kepala OPD memperkuat koordinasi dengan jajaran di bawahnya. Program pembangunan yang telah direncanakan harus dikawal agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari tujuan dan dapat memberikan manfaat yang optimal.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh berapa banyak kegiatan yang terlaksana, tetapi sejauh mana kegiatan tersebut mampu menjawab persoalan masyarakat.
“Berikan perhatian yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah menjaga komitmen pelayanan publik di tengah kondisi wilayah Katingan yang luas. Koordinasi yang kuat antarlembaga diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi mengenai persoalan masyarakat sekaligus mempercepat respons pemerintah.
Selain persoalan pembangunan, Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat memperburuk kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Katingan. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Melalui Rakordal dan evaluasi pembangunan triwulan ketiga, Pemerintah Kabupaten Katingan mendorong agar hasil pemantauan dan informasi dari lapangan menjadi bahan perbaikan program. Dengan koordinasi yang lebih dekat hingga tingkat kecamatan dan desa, pembangunan diharapkan semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Katingan.
























