Wabup Firdaus Pimpin Rapat Persiapan Studi Kelayakan Penjualan Jasa Karbon di Wilayah LPHD Kabupaten Katingan
Portal Katingan - Pemerintah Kabupaten Katingan terus mendorong upaya pelestarian lingkungan yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Rapat Persiapan Pelaksanaan Studi Kelayakan Potensi Penjualan Jasa Karbon di area Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) wilayah Kabupaten Katingan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bertempat di Aula Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Katingan, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Katingan dalam mengidentifikasi wilayah-wilayah potensial untuk pengembangan perdagangan karbon berbasis pelestarian ekosistem hutan desa.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Firdaus menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari proses awal untuk menentukan lokasi-lokasi yang nantinya akan dilakukan pengkajian potensi karbon secara komprehensif.
“Langkah awal ini penting untuk menetapkan desa-desa mana saja yang menjadi objek identifikasi potensi. Dari sini kita akan melakukan upaya-upaya yang lebih komprehensif agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan dengan baik,” ujar Firdaus.
Ia juga meminta dukungan seluruh pihak, khususnya para camat dan pemerintah desa, agar dapat membantu tim teknis ketika nantinya turun langsung ke lapangan melakukan identifikasi dan pengumpulan data.
Menurutnya, pengembangan perdagangan karbon tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mempertahankan keseimbangan ekosistem hutan di Kabupaten Katingan.
Firdaus menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar masyarakat memahami bahwa menjaga hutan dan ekosistem memiliki nilai ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik melalui skema perdagangan karbon.
“Upaya ini merupakan salah satu cara kita menjaga Katingan tetap lestari. Dengan mempertahankan ekosistem hutan, mencegah kerusakan alam, kebakaran hutan, serta menjaga satwa yang ada di dalamnya, maka potensi karbon tersebut dapat memiliki nilai ekonomi yang memberikan pendapatan bagi masyarakat maupun daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung keberhasilan perusahaan pengelola karbon di Kalimantan yang telah memperoleh pendapatan besar melalui perdagangan karbon tanpa merusak ekosistem hutan. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten Katingan untuk mengembangkan potensi serupa.
“Kita memiliki potensi besar. Kalau selama ini lahan tersebut sulit dimanfaatkan untuk sektor lain seperti perkebunan atau pertanian, maka melalui upaya menjaga ekosistem ini justru dapat memberikan income bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nantinya perdagangan karbon akan dilakukan melalui Perusahaan Daerah bekerja sama dengan LPHD dan masyarakat desa. Pemerintah daerah, kata dia, akan menyiapkan regulasi dan formulasi pembagian manfaat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Firdaus juga memperkenalkan Direktur Perusda Kabupaten Katingan yang baru ditunjuk dan berharap perusahaan daerah tersebut mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan potensi perdagangan karbon di Kabupaten Katingan.
Ia menambahkan bahwa program pengembangan jasa karbon tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan konsep “Katingan Lestari”, sekaligus menjadi salah satu alternatif sumber pendapatan daerah di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“Ini adalah bagian dari amanah pembangunan daerah bagaimana Katingan tetap lestari. Kita ingin menggali potensi yang ada sehingga nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi desa, masyarakat, dan daerah,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, Firdaus berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dan menjaga kekompakan agar proses identifikasi kawasan potensial karbon dapat berjalan lancar hingga nantinya Kabupaten Katingan mampu melakukan perdagangan karbon secara mandiri.
“Semoga langkah awal ini menjadi titik awal yang baik bagi kita semua dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian lingkungan,” tutupnya.
























.jpeg)

_(1).png)
