Wabup Firdaus Pimpin Rapat Kerja Ketiga MTQH XXXIV, Katingan Matangkan Kesiapan Pelaksanaan
Portal Katingan - Wakil Bupati Katingan, Firdaus, selaku Ketua Harian Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, memimpin Rapat Kerja Ketiga Tim Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Panitia Daerah di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Katingan, Selasa (20/10/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan persiapan penyelenggaraan MTQH XXXIV yang dijadwalkan berlangsung pada 20–28 November 2026 di Kabupaten Katingan. Pembahasan difokuskan pada kesiapan setiap bidang, pemantapan teknis pelaksanaan, akomodasi peserta, rangkaian pembukaan hingga penutupan, serta koordinasi antara tim kerja provinsi dan panitia daerah.
Dalam arahannya, Firdaus menyampaikan bahwa panitia daerah telah beberapa kali menggelar rapat internal untuk mengevaluasi perkembangan persiapan dan memastikan setiap bidang memahami tanggung jawab masing-masing.
Menurutnya, koordinasi dan evaluasi sejak dini diperlukan agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana, mulai dari penyambutan kafilah, pelaksanaan perlombaan, hingga penyelesaian administrasi dan pelaporan kegiatan.
“Seluruh bidang sudah mulai melaksanakan tugas masing-masing dan memaparkan persiapannya. Melalui rapat ini, kita ingin memastikan setiap bidang memahami apa yang harus dikerjakan, sekaligus memberikan ruang untuk koreksi dan masukan agar hal-hal yang masih perlu dibenahi dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan,” ujar Firdaus.
Ia menegaskan, keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengoordinasikan masing-masing bidang harus diikuti dengan kerja nyata dan komunikasi yang intensif. Dengan demikian, seluruh unsur panitia dapat bergerak secara terpadu dan tidak mengalami kendala akibat kurangnya koordinasi ketika kegiatan berlangsung.
Firdaus juga menyampaikan bahwa dukungan anggaran bagi masing-masing bidang telah mulai direalisasikan sesuai dengan kebutuhan dan tahapan persiapan. Panitia daerah akan terus mengevaluasi kebutuhan yang masih perlu ditindaklanjuti, termasuk menyiapkan proposal dukungan kepada pemerintah provinsi serta menyelesaikan surat-menyurat yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, menyampaikan bahwa rapat kerja ketiga ini bertujuan menyamakan kembali persepsi antara tim kerja provinsi dan panitia daerah, terutama terkait hal-hal teknis yang telah dibahas dalam koordinasi sebelumnya.
Ia mengapresiasi kesiapan Kabupaten Katingan dalam menyediakan lokasi kegiatan dan venue perlombaan. Menurutnya, ketersediaan tempat menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan MTQH, sehingga perlu diikuti dengan kesiapan teknis dan pengaturan yang matang.
Khairil juga mengharapkan dukungan seluruh pihak, termasuk perangkat daerah terkait dan Kementerian Agama, untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan tersebut.
Terkait konsep penyelenggaraan, ia menekankan bahwa MTQH tidak harus dilaksanakan secara berlebihan, tetapi tetap perlu memberikan kesan yang baik, tertib, dan bermakna. Penyederhanaan sejumlah rangkaian kegiatan dapat dilakukan dengan tetap menjaga kualitas pelaksanaan dan tujuan utama MTQH sebagai sarana syiar Islam.
“Yang terpenting adalah bagaimana syiar Islam dapat tersampaikan dengan baik, pelaksanaan perlombaan berjalan lancar, serta pembukaan dan penutupan dapat terlaksana sesuai rencana. Kita mengutamakan kegiatan yang sederhana, tetapi tetap khidmat dan memberikan makna bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, rapat membahas persiapan akomodasi dan pemondokan peserta, pengaturan lokasi perlombaan, penyelenggaraan pameran, serta kebutuhan pendukung lainnya. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah juga akan ditindaklanjuti, terutama berkaitan dengan keikutsertaan kafilah dan persiapan teknis menjelang pelaksanaan.
Menanggapi berbagai masukan dari tim kerja provinsi, Firdaus menyampaikan bahwa panitia daerah akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk merumuskan langkah tindak lanjut dari setiap bidang. Penyusunan proposal dukungan, penyelesaian surat resmi, serta pemantapan kebutuhan peserta dan perlombaan menjadi bagian dari pekerjaan yang akan segera ditangani.
Firdaus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan bersama panitia daerah siap menyelenggarakan MTQH XXXIV dengan mengoptimalkan sumber daya dan dukungan yang tersedia. Ia juga membuka ruang bagi saran, koreksi, dan dukungan dari tim kerja provinsi agar berbagai kekurangan dalam persiapan dapat diantisipasi lebih awal.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, penyelenggaraan MTQH XXXIV diharapkan tidak hanya berjalan tertib dan lancar, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam kehidupan keagamaan.
Bagi Kabupaten Katingan, pelaksanaan MTQH ini juga menjadi kesempatan untuk menyambut para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, sekaligus mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat


























