Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Gubernur Kalteng Bersama Kapolda dan Pemkab Katingan Berikan Penghormatan Terakhir kepada Aiptu (Anumerta) Yudhie

Portal Katingan - Suasana duka menyelimuti rumah kediaman almarhum Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra di Kasongan, Jumat (3/7/2026). Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Bupati Katingan Saiful, Wakil Bupati Katingan Firdaus, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan Christian Rain hadir secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas.

Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Katingan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menjadi wujud penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra. Menurutnya, kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Kalimantan Tengah. Ia menegaskan bahwa upaya memerangi narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Saya meminta kepada kita semua untuk terus mendukung upaya Polri dalam memerangi narkoba di Kalimantan Tengah," tegas Agustiar.

Selain itu, Gubernur turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi dua personel Polri yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

"Mari kita doakan bersama, semoga dua anggota yang masih hilang secepatnya ditemukan dalam keadaan selamat," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran Forkopimda membawa pesan khusus dari Kapolri sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian kepada keluarga almarhum.

"Saya membawa pesan langsung dari pimpinan tertinggi kami, Bapak Kapolri. Beliau menyampaikan duka cita yang mendalam dan berpesan kepada keluarga almarhum agar tetap sabar, ikhlas, dan tegar menghadapi cobaan ini," ujar Kapolda kepada awak media.

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum, Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta dari Aipda menjadi Aiptu (Anumerta). Penyematan pangkat baru dilakukan secara langsung oleh Kapolda Kalimantan Tengah di pundak jenazah almarhum di rumah duka.

Selain itu, Kapolda juga menyerahkan piagam penghargaan kepada keluarga sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama bertugas di lingkungan Polri.

Tidak hanya itu, Kapolri juga memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan melalui dispensasi khusus berupa prioritas bagi salah satu anggota keluarga almarhum untuk mengikuti seleksi menjadi Bintara Polri.

Sementara itu, Bupati Katingan Saiful turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas gugurnya putra terbaik daerah tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Katingan dan seluruh masyarakat Kabupaten Katingan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuihan Yang Maha Esa sesuai amal dan pengabdiannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini," ungkap Saiful.

Kehadiran Gubernur Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng, jajaran Pemerintah Kabupaten Katingan, serta Forkopimda di rumah duka menjadi simbol nyata kebersamaan dan penghormatan kepada seorang abdi negara yang gugur saat menjalankan tugas. Momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat.

Doa terus dipanjatkan agar almarhum Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan. Harapan yang sama juga disampaikan bagi dua personel Polri yang masih dalam pencarian agar segera ditemukan dalam keadaan selamat.