Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • PORTAL KATINGAN
blog-img-10

Posted by : DennyPidjath PKP

Bupati Saiful Ajak Perusahaan dan Perbankan Dukung Program Swasembada Jagung

Portal Katingan - Bupati Katingan, Saiful, memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka mendukung program nasional swasembada jagung, yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Katingan, Kamis (2/4/2026). Rapat tersebut melibatkan Polres Katingan, perangkat daerah, pihak perbankan, perusahaan perkebunan dan kehutanan, serta perwakilan kelompok tani.

Dalam arahannya, Bupati Saiful menyampaikan apresiasi kepada Polres Katingan atas paparan program nasional yang akan dilaksanakan di daerah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk mendukung penuh upaya mewujudkan swasembada jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

“Program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor. Kabupaten Katingan tentu siap mendukung dan berupaya agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Saiful.

Berdasarkan paparan dalam rapat, kebutuhan lahan untuk mendukung program tersebut di Katingan diperkirakan mencapai sekitar 350 hektare. Salah satu pendekatan yang didorong adalah metode tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela-sela perkebunan kelapa sawit yang telah ada.

Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan pembiayaan bagi petani melalui kolaborasi dengan sektor perbankan. Dalam rangka mendukung program swasembada jagung melalui metode tumpang sari dan perluasan lahan, kelompok tani akan difasilitasi akses permodalan melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Skema pembiayaan ini diharapkan mampu membantu petani dalam meningkatkan kapasitas produksi, mulai dari penyediaan benih, pupuk, hingga biaya operasional pertanian, sehingga target peningkatan produksi jagung dapat tercapai secara bertahap.

“Kami sangat mengharapkan peran aktif perbankan, khususnya HIMBARA, dalam mendukung pembiayaan melalui KUR. Ini penting agar kelompok tani memiliki akses modal yang cukup untuk meningkatkan produksi,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Katingan, baik di sektor perkebunan maupun kehutanan, untuk berkontribusi dalam penyediaan lahan serta mendukung implementasi program di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saiful turut mengungkapkan kondisi keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir terjadi pengurangan anggaran yang cukup signifikan, mencapai sekitar Rp445 miliar akibat pemotongan transfer pusat dan rasionalisasi anggaran.

“Kondisi ini membuat ruang fiskal kita sangat terbatas. Sebagian besar anggaran hanya untuk belanja rutin. Oleh karena itu, dukungan dari dunia usaha dan perbankan menjadi sangat penting,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mewujudkan program swasembada jagung di tengah keterbatasan yang ada. Ia pun menekankan bahwa rapat koordinasi ini harus menghasilkan langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin hasil pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi benar-benar ada tindak lanjut nyata, baik melalui kerja sama, dukungan pembiayaan, maupun keterlibatan langsung di lapangan,” ujarnya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama Dinas Pertanian dan para pemangku kepentingan lainnya guna merumuskan strategi percepatan pelaksanaan program.

Dengan dukungan pembiayaan melalui KUR, pemanfaatan lahan melalui metode tumpang sari, serta kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan perbankan, Pemerintah Kabupaten Katingan optimistis program swasembada jagung dapat direalisasikan secara bertahap dan memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi serta kesejahteraan petani di daerah.