Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan, Penduduk Kabupaten Katingan Bertambah
Portal Katingan - Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026 telah merilis Data Konsolidasi Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025, Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Teguh Setyabudi menyampaikan rilis data tersebut bertajuk "Potret Keragaman Indonesia dalam Satu Data Kependudukan Nasional".
Secara nasional pada Semester II Tahun 2025 penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa terjadi kenaikan 1.621.396 jiwa dibandingkan Semester I Tahun 2025, dengan komposisi gender laki-laki sebanyak 145.498.092 jiwa dan perempuan 142.816.997 jiwa.
Untuk penduduk Kabupaten Katingan turut mengalami kenaikan 1.611 jiwa menjadi 185.163 jiwa di Semester II Tahun 2025 dengan komposisi gender laki-laki 96.060 jiwa dan perempuan 89.103 jiwa, tertinggi didominasi oleh penduduk usia produktif sejumlah 129.634 jiwa yaitu 70,01% dari jumlah penduduk.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Katingan Sukartie Alijat mengatakan bahwa Data Konsolidasi Bersih merupakan data resmi yang digunakan untuk perencanaan pembangunan, pelayanan publik, pembangunan demokrasi, penegakan hukum, dan juga alokasi anggaran. Data tersebut adalah hasil dari pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil di Kabupaten/Kota yang kemudian dikumpulkan, dikonsolidasikan, dibersihkan dari data-data ganda maupun data anomali oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri, Senin (16/03/2026).
"Disdukcapil Katingan terus memaksimalkan pelayanan dan pendataan penduduk hingga ke pelosok terpencil, diharapkan masyarakat Katingan turut aktif dalam kegiatan-kegiatan tersebut dan turut aktif dalam update data kependudukannya" ujar Sukartie. "Kita tidak ingin ada penduduk Katingan yang tidak terdaftar tidak masuk dalam database kependudukan" tambahnya.
"Dari rilis data kependudukan ini terlihat ternyata jumlah penduduk laki-laki lebih banyak selisih 6.957 jiwa dibandingkan jumlah penduduk perempuan, jadi mungkin saja nanti banyak pemuda Katingan yang berjodoh dengan pemudi dari Kabupaten lain," canda Sukartie sekaligus menutup perbincangan.
Meningkatnya jumlah penduduk ini merupakan salah satu bukti bahwa pemerintah daerah memperhatikan hak penduduk dalam administrasi kependudukan.




















.jpeg)

9.png)
10.png)


