Berita Kabupaten

Wakil Bupati Katingan Ikuti Rakor Virtual Kepala Daerah Seluruh Indonesia Bersama Presiden RI

  • Diskominfo Kabupaten Katingan
  • 28 April 2021 13:30
  • 57

Portal Katingan - Wakil Bupati Katingan Sunardi NT. Litang bersama Forkopimda Kabupaten Katingan ikuti Rakor Virtual Kepala Daerah seluruh Indonesia Bersama Presiden RI. Rabu (28/4/2021) dari Ruang Rapat Bupati Katingan.

Dalam rakor tersebut, Presiden Jokowi memperingatkan ledakan kasus COVID-19 seperti di India bisa terjadi di Indonesia apabila warga tidak patuh dengan memaksa mudik pada Lebaran tahun ini. Dan meminta kepada seluruh masyarakat diminta mematuhi aturan pemerintah dengan tidak mudik pada waktu yang ditentukan. 

(Baca Juga : Wakil Bupati Katingan Hadiri Pengukuhan Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Katingan Periode Tahun 2020 – 2025)


Berkaca pada India yang merasa sukses kemudian terjadi pelonggaran sehingga terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi sehingga saat ini kondisinya kian memprihatinkan. Media bahkan menyebutnya dengan istilah ‘tsunami’ COVID-19. Kini di negara itu kasus positif per hari mencapai 300.000 orang, dan meninggal 200.000 orang. Tiap dua jam ada 115 pasien meninggal.

"Kasus yang terjadi di India menyebabkan kehati-hatian kita karena sekecil apapun kasus yang terjadi jangan sampai menyebabkan kita kehilangan kewaspadaan. Saya minta kepada Gubernur, Walikota dan Bupati agar memperhatikan kasus terkonfirmasi positif di wilayahnya, apabila terjadi kenaikan kasus harus segera ditekan agar terus menurun", tegas Presiden RI.

Sementara terkait pemulihan ekonomi, Presiden Jokowi meminta dua hal kepada pemerintah daerah, yakni menggenjot belanja daerah dan memudahkan investasi sehingga income pendapatan akan mengalami kenaikan dan terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Kunci pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional sangat bergantungan dan ada di investasi karena dengan adanya investasi artinya pemasukan pendapatan akan naik, dan adanya investasi di daerah artinya lapangan pekerjan akan juga terbuka dengan seluas-luasnya", tegas Jokowi.