Delapan Rumah di Desa Tumbang Pahanei Terbakar, 38 Jiwa Terdampak
PORTAL KATINGAN – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Tumbang Pahanei RT 003, Kecamatan Marikit, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 12.35 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan delapan unit rumah warga dan menyebabkan 38 jiwa terdampak, meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan.
Salah satu rumah yang terbakar diketahui milik Daniel alias Bapak Landi (50), seorang petani/pekebun yang tinggal di desa tersebut. Berdasarkan informasi awal, sebelum kejadian Daniel sempat keluar rumah untuk menghadiri acara Palas Bidan di rumah seorang warga bernama Toni.
Sekitar pukul 12.30 WIB, Daniel meninggalkan rumahnya untuk menghadiri kegiatan tersebut. Namun saat kembali, ia mendapati rumah miliknya sudah dalam kondisi terbakar dan api telah menjalar ke beberapa rumah warga lainnya.
Warga Desa Tumbang Pahanei yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pemadaman secara gotong royong dengan peralatan seadanya. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.45 WIB setelah hampir dua jam proses pemadaman dilakukan oleh masyarakat setempat.

Akibat kebakaran tersebut, delapan unit rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu beserta isinya hangus terbakar. Beberapa saksi di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan awal, di antaranya Lingu alias Indu Luli, warga Desa Tumbang Pahanei, serta Pera Muhajrad, warga Desa Tumbang Hiran, Kecamatan Marikit.
Petugas yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu proses pemadaman, melakukan pendataan saksi-saksi, serta mendokumentasikan kejadian. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek Marikit.
Kebakaran dengan cepat menyebar karena sebagian besar bangunan rumah warga di lokasi kejadian terbuat dari bahan kayu, sehingga api dengan mudah merambat ke bangunan di sekitarnya.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, mengingat puluhan jiwa kini harus kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tersebut.






















.jpeg)
