Berita Kabupaten

Wakil Bupati Katingan Mengikuti Pengarahan Pesiden RI tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 Secara Daring

  • Diskominfo Kabupaten Katingan
  • 22 Februari 2021 13:30
  • 56

Portal Katingan - Presiden Jokowi menyebutkan setiap tahun sejak 2015, kejadian kebakaran besar, pemerintah pusat dan daerah rutin melakukan pertemuan seperti ini. Dimana pertemuan yang dilakukan bertujuan untuk mengingatkan baik kepada para gubernur, bupati/wali kota, pangdam, danrem, dandim, kapolda, kapolres, terutama jika ada pejabat-pejabat yang baru yang berada di daerah-daerah yang rawan bencana kebakaran.


Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Senin, 22 Februari 2021.

(Baca Juga : Bupati Katingan Membuka Bimbingan Teknis Ahli Hukum Kontrak Konstruksi)

“Kembali saya mengingatkan agar tidak lupa aturan main yang sudah kita sepakati di 2016. Di 2016 kita punya kesepakatan, kesepakatannya adalah bagi pangdam, kapolda, kapolres, danrem, dan dandim yang agar tahu, dan aturan mainnya masih tetap sama. Kalau di wilayah Saudara-saudara ada kebakaran dan membesar, dan tidak tertangani dengan baik, aturan mainnya tetap sama, belum saya ganti. Saya kira kita masih ingat semuanya, kalau yang ikut rutin setiap tahun pertemuan seperti ini dengan saya, pasti semuanya masih ingat, yaitu dicopot, yaitu diganti. Jelas konsekuensinya? Saya baru perintah kepada Panglima TNI dan Kapolri saat itu baru dua kali. Jadi, kali ini saya ulang lagi. Ini hanya untuk yang pejabat-pejabat baru agar tahu aturan main ini’, tegas Pak Presiden RI.


Presiden Jokowi meminta adanya langkah penegakan hukum yang dilakukan tanpa kompromi, baik itu kepada masyarakat maupun korporasi milik perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik itu di konsesi milik korporasi, milik perusahaan, maupun di masyarakat, tapi ini pun semuanya sudah tahu, sehingga ada betul-betul efek jera. 

"Terapkan sanksi tegas bagi pembakar kebakaran hutan dan lahan baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana sehingga ada efek jera untuk tidak melakukan pembakaran lahan," tegasnya.

Hadir dalam rapat tersebut secara langsung antara lain kepala daerah yang daerahnya rawan karhutla seperti Gubernur Riau, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati Siak, Bupati Ogan Komering Ilir, Bupati Sanggau dan Bupati Pulang Pisau.

Sementara itu, Wakil Bupati Katingan Sunardi NT. Litang didampingi Kapolres Kabupaten Katingan, Perwira Penghubung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Katingan, Kepala BPBD Kabupaten Katingan mengikuti Pengarahan Pesiden RI tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 secara virtual zoom dari Ruang Rapat Bupati Katingan.